Bersama Santri Damailah Negeri Menjadi Tema Hari Santri Nasional 2018

santrimandiri.net – Pada pemerintahan Presiden Joko Widodo, pemerintah Indonesia menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional sejak tahun 2016.

Pada tahun ini, Kementerian Agama (KEMENAG) melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren kembali akan menggelar syukuran tahunan Hari Santri Nasional.

Adapun tema yang diusung adalah Bersama Santri Damailah Negeri. Yang melatar belakanginya adalah bahwa kaum santri di bumi nusantara ini telah manampilkan wajah Islam yang damai. Di awali dengan metode pribumisasi Islam yang mereka lakukan di bumi nusantara telah membawa warna baru dalam budaya yang telah berkembang sebelumnya.

Islam yang halus dan ramah diterima dengan lapang oleh masyarakat nusantara dan bertahan sampai sekarang dalam bentuk dan esensi yang sama, yaitu sebagai rahmatan lil ‘alamiin (agama yang membawa perdamaian bagi seluruh umat).

Selanjutnya, subtema Hari Santri Nasional 2018 ini adalah Pengawal Moderasi Islam Indonesia (Pesantrenesia). Sub tema dipilih karena ingin memastikan santri menjadi bagian penting dari negara dan bangsa, karena tugasnya sebagai pengawal moderasi Islam (Mainstreaming of Islamic Moderation).

Berbeda dengan tahun lalu, dimana Hari Santri Nasional hanya diisi dengan kegiatan yang bersifat kolosal, dengan tujuan menyosialisasikan Hari Santri kepada masyarakat.

Sedangkan tahun 2018 ini, Hari Santri akan diisi lebih banyak dengan kegiatan yang bersifat komptetitif. Misalnya, Pesantren Bussiness Challenge.

Pesantren Bussiness Challenge adalah ajang kompetisi ide, gagasan dan aplikasi bisnis atau unit-unit usaha di pondok pesantren yang nantinya akan ada kontrak prestasi.

Hari Santri Nasional 2018 ini akan digelar mulai akhir Juni hingga Oktober 2018. Yang dimeriahkan dengan rangkaian kegiatan, antara lain: Launching Logo dan Tema, Pesantren Bussiness Challenge, Santri Competition, Kongres Kebudayaan Pesantren, International Conference on Pesantren Studies (ICPS), Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN), Silaturahim Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam Indonesia (SALAM Indonesia).

Sedangkan puncak Hari Santri Nasional 2018 yang dikemas adalah dengan kegiatan bertajuk Santriversary akan digelar di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung.

 

 

Makna Desain Logo Hari Santri Nasional 2018

Peci merupakan salah satu identitas nasional yang banyak dipakai oleh warga Indonesia.

Apapun suku agamanya, mulai dari rakyat biasa hingga pejabat memakainya. Memang, sejak pertemuan Jong Java di Surabaya pada Juni 1921, Soekarno mulai mengenalkan diri sebagai pemuda berpeci. Ia mengatakan : “Kita memerlukan lambang daripada kepribadian Indonesia. Peci dipakai oleh pekerja-pekerja bangsa Melayu, dan itu asli kepunyaan rakyat kita.”

Sebagai lambang identitas bangsa, peci tidak serta merta dikenal luas tanpa adanya sistem yang mengaturnya. Salah satu yang berperan aktif untuk melestarikan pemakaian peci adalah pondok pesantren. Di lembaga pendidikan Islam inilah, peci bahkan ada yang dijadikan sebagai seragam resmi.

 

Sumber Informasi: Kemenag.go.id

Editor: SantriMandiri.net

Lewat ke baris perkakas